Pertama kali orang asing itu datang
Dia mengetuk pintu hatiku
Dan membuka jendela mataku
Hingga ia mendekam dalam hayalanku
Sentuhan tangannya masih terasa
Belaian kasihnya begitu membara
Tak begitu lama
Waktupun sungguh tak terasa
Dia sudah begitu dekat, dekat sekali
Dekat dalam relung jiwaku
Merasuki urat nadi dan darah cintaku
Sungguh sebuah dilema yang mengesankan
Kini ia tinggal kenangan
Tapi aku tak bisa mengelak
Direlung hatiku masih ada cintanya
Dipelupuk mataku ada raut wajahnya
Inginku wujudkan impian itu lagi
Dalam kenyataan, bukan dalam hayalan
Sebagai bukti nyata
Bahwa aku pernah sayang padanya
Mataram, 3 Februari 2002
No comments:
Post a Comment