Yang datang dan yang menghilang
kini masih terjerat oleh waktu
kata ini kan hidup di usia senja
saat yang telah basah punah tertelan mangsa
Suatu masa kan datang, ketika perut telah keriuk
satu penjuru angin baru kan tercipta
saat daging ini telah
bingkai-bingkai kan pecah
Yang kan mendengarkan kelah, dengarlah
ini Ku mulai dari huruf A
atas namaku
dan atas peruntunganku
Mataram, 24 April 2004
Translate
LAGU
Dan bila malampun datang
Kurangkul tubuhnya dari keremangan
Bagian yang indah
Aku sentuh dengan perasaan
Dibawah redupnya lampu lilin
Desah nafas dan detak jantung
Melemparnya keluar
Dari aliran darah
Kata itu
Satu demi Satu
Kudekatkan, berpelukan
Hingga tercipta bait yang menawan
Kunikmati bagian sensitifnya
Sampai terangkai rapi
Berpusat nafsu dan imajinasi
Hingga terlantun indah dalam melodi
Mataram, 10 Januari 2004
Kurangkul tubuhnya dari keremangan
Bagian yang indah
Aku sentuh dengan perasaan
Dibawah redupnya lampu lilin
Desah nafas dan detak jantung
Melemparnya keluar
Dari aliran darah
Kata itu
Satu demi Satu
Kudekatkan, berpelukan
Hingga tercipta bait yang menawan
Kunikmati bagian sensitifnya
Sampai terangkai rapi
Berpusat nafsu dan imajinasi
Hingga terlantun indah dalam melodi
Mataram, 10 Januari 2004
SANG BIDADARI
Sejak pertama kali hujan turun
sebelum datang waktu musimnya
Aku telah mencintaimu
Sejak Matahari baru bisa merangkak
hingga bulu-bulu hilang terbang
Aku tetap mencintaimu
Saat Aku telah lelah
Aku ingin muntah
biar tidak salah tingkah
saat Aku telah mencintaimu
Kaulah anugerah Tuhan
yang turun dari kayangan
rupamu yang menawan
menebarkan senyum pada isi Alam
Tidakkah Kau merasa
Bahwa Aku telah mencintaimu?
Mataram, Februari 2004
sebelum datang waktu musimnya
Aku telah mencintaimu
Sejak Matahari baru bisa merangkak
hingga bulu-bulu hilang terbang
Aku tetap mencintaimu
Saat Aku telah lelah
Aku ingin muntah
biar tidak salah tingkah
saat Aku telah mencintaimu
Kaulah anugerah Tuhan
yang turun dari kayangan
rupamu yang menawan
menebarkan senyum pada isi Alam
Tidakkah Kau merasa
Bahwa Aku telah mencintaimu?
Mataram, Februari 2004
GUNCANGKANLAH...!!!
Ku guncangkan tanah
melepas kotoran dibadan
dan melangkah naik
Ku injak masalah untuk melangkah
Sepi nafasnya inspirasi
rahasia alam adalah misteri
semua peristiwa adalah materi
Ku kuak habis dalam puisi
Ku bendung arus
yang telah jauh melorot
Mereka yang tertindih
Guncangkanlah...!!!
Disana ada pijakan
gapailah untuk bertahan
hempaskan segala beban
dan biarkan terseret perlahan
Setiap warna akan berbekas
setiap gelap ada terang
selalu ada jalan
Guncangkanlah...!!!
Mataram, Maret 2004
melepas kotoran dibadan
dan melangkah naik
Ku injak masalah untuk melangkah
Sepi nafasnya inspirasi
rahasia alam adalah misteri
semua peristiwa adalah materi
Ku kuak habis dalam puisi
Ku bendung arus
yang telah jauh melorot
Mereka yang tertindih
Guncangkanlah...!!!
Disana ada pijakan
gapailah untuk bertahan
hempaskan segala beban
dan biarkan terseret perlahan
Setiap warna akan berbekas
setiap gelap ada terang
selalu ada jalan
Guncangkanlah...!!!
Mataram, Maret 2004
TERURAI DAN MENJALAR
Wahai alam saksikan gerakku
ku ingin lari dengan kencang
hingga nafasku ngos-ngosan
biar nyawaku sedikit berkurang
Aku ingin terurai
menjalar kesuatu tempat yang asing
dimana tempat itu
hanya terlihat lambaian tangan Tuhan
Dan biarkan aku jadi benda terlarang
yang akan dicari oleh banyak Orang
dan akan selalu dikenang
sampai ku temukan candamu yang hilang
Pintunya telah terbuka lebar
kuncinya telah ku buang ketengah hutan
agar Orang-Orang datang bertandang
memberi kabar tentang dirimu yang hilang...
Mataram, Desember 2003
ku ingin lari dengan kencang
hingga nafasku ngos-ngosan
biar nyawaku sedikit berkurang
Aku ingin terurai
menjalar kesuatu tempat yang asing
dimana tempat itu
hanya terlihat lambaian tangan Tuhan
Dan biarkan aku jadi benda terlarang
yang akan dicari oleh banyak Orang
dan akan selalu dikenang
sampai ku temukan candamu yang hilang
Pintunya telah terbuka lebar
kuncinya telah ku buang ketengah hutan
agar Orang-Orang datang bertandang
memberi kabar tentang dirimu yang hilang...
Mataram, Desember 2003
Subscribe to:
Comments (Atom)