Sebab Ku tercipta disini
Oleh selembut kasih dipadang sunyi
Saat nenek moyangku lari kedasar bumi
Tampa meninggalkan sebuah mimpi
Entah untuk siapa goresan ini
Tinta-tinta ini menetes menuruti kata hati
Batin ini akan menunggu kabut tebal
Yang suatu saat melebur berderai
Ini sebuah karya mati yang terkunci
Rasa penat sungguh sangat
Jeruji ini tak sebesar jari jemari
Andai begitu kupatahkan dan berlari
Aku mungkin bisa menjilat
Hingga nanti usiaku jauh melesat
Meninggalkan angka, mengakhiri abad
Mataram, 28 September 2004
No comments:
Post a Comment