video-player{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0TFaPhLViHrhCyUJ1w4nB9yeWzSdEDove04yU2ZWqmh90Y_UZaUT6qa7ix-Z0ygXnXYB3j6NwBQDZiubE2f3ogCBPMVjPQi2oXqSnBWB0nvImQAs4G1dYEnvNGVATiiTvXwLWboXN2hg/s1600/psd-samsung-p2370-monitor+3.png) no-repeat top center;height:458px;width:580px;padding-top:35px;margin-left:30px}

Translate

BIRU LANGIT PAGI

I
Usai malam, pagipun datang
Sang surya terjaga seperti sediakala
Tak ada yang asing dengan hari ini
Semua berlalu menurut pada janji

Detik itupun datang
Bumi berguncang
Langitpun terpejam
Suara gemuruh siam menerkam

II
Awanpun bermuka garang
Terhimpit dalam sudut mati
Kabut biru bertambah lesu
Hitam pekat datang menyerbu

Air laut tersentak kaget
Bagaikan sebuah komando perang dari atasan
Sekejap seluruh ruang semrawut
Semua tergopoh-gopoh

Bahpun datang menerjang
Menghempaskan semua penghalang
Seiring dengan itu roh-rohpun melayang

III
Nafsu mati dan terhenti
Ini semuah murka
Dari sang penguasa segala rasa
Tak ada yang tersisa
Hanya meninggalkan pesan derita

Ini kukabarkan berita duka
Dari ujung barat pulau Indonesia

Mataram, 26 Desember 2004

No comments: