SASTRAWAN SEJATI
02-07-2004 09.00 WIB
Muchtar Lubis
Kenapa mereka kejam
Semasa hidupmu Negerimu hilang
Sang sastrawan sejati, kritis dan ulet
Kini semua akan mengenang dan merindukan
Era tujuh puluhan yang telah silam
Terngiang suaramu yang lantang
Tajam tak terhalang
Mengagetkan Negeri ini
Semua merasa terusik
Mereka anggap kau berisik
Saat kau telanjangi Negeri ini
Dari kebobrokan yang mengusik hati
Kaulah sosok keras sejati
Yang terbui dinegeri sendiri
Bapaku sayang, bapaku malang
Momenmu sungguh tak berarti
Saat semua senang tenggelam
Dalam pesta demokrasi yang kelam
Tersenyumlah dalam tidur panjangmu
Segala warisan hingga akhir hayatmu
Takkan musnah termakan waktu
Mataram, 14 Juli 2004
No comments:
Post a Comment