video-player{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0TFaPhLViHrhCyUJ1w4nB9yeWzSdEDove04yU2ZWqmh90Y_UZaUT6qa7ix-Z0ygXnXYB3j6NwBQDZiubE2f3ogCBPMVjPQi2oXqSnBWB0nvImQAs4G1dYEnvNGVATiiTvXwLWboXN2hg/s1600/psd-samsung-p2370-monitor+3.png) no-repeat top center;height:458px;width:580px;padding-top:35px;margin-left:30px}

Translate

PENGAKUAN

Kuusung resahku keseberang sana
Kesemua tempat hembusan nafas
Tak ada yang mau mendengar
Tak ada yang peduli dan mau mengerti

Kemana aku harus berlari
Sementara disana....
hanya ada sang bidadari
Yang sedang asyik duduk dikursi besi
Dikelilingi punggawa yang sedang merusak peti mati

Jika semua makhluk tidak mau mengakui
Keberadaanku yang asing dibumi ini
Biarlah kuakui diriku sendiri
Dalam duniaku, jiwaku,
dan dalam keasinganku

Mataram, 8 Agustus 2004

No comments: