video-player{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0TFaPhLViHrhCyUJ1w4nB9yeWzSdEDove04yU2ZWqmh90Y_UZaUT6qa7ix-Z0ygXnXYB3j6NwBQDZiubE2f3ogCBPMVjPQi2oXqSnBWB0nvImQAs4G1dYEnvNGVATiiTvXwLWboXN2hg/s1600/psd-samsung-p2370-monitor+3.png) no-repeat top center;height:458px;width:580px;padding-top:35px;margin-left:30px}

Translate

BUMI TAK BERPENGHUNI

Cinta segala cinta
Kasih seluruh kasih
Persahabatan telah musnah
Rasa cinta berubah murka

Gunung dan debu bergolak
Semua yang jinak berubah galak
Sampah rupanya telah lelah
Gelombang lautpun kian mendesah

Mangsapun berguguran
Sejenak Ku melihat tangan Tuhan
Akan menampar wajahku

Dari mana kan timbul embun pagi
Bila hijau bumiku telah pergi
Oleh orang yagn membuat mereka mati

Mungkinkan kelak bumi ini berubah fingsi
Menjadi pulau besar tak berpenghuni
Hanya tumpukan sampah yang membumbung tinggi

Mataram, Februari 2005

No comments: