Kadung dirundung balutan warna
Dalam geliat bahasa jiwa
Daun jendela terbuka setengah
Ini tak bisa Ku bungkam
Semuanya ingin Ku teriakkan
Ku katakan dengan ini Ku Mengerti
Untuk menguak seluruh isi bumi
Gemercik apik api mencekik
Bola-bola air berdesir
Desahan angin menampar mukaku
Mencubit daun telingaku
BatinKu menggebu dan Aku makin menggerutu
Semua akan bertambah tua
Juga dunia
Biar sudah Ku pergi
Dengan gari merah di telapak kaki
Yang akan berbekas pada kulit bumi
Mataram, 14 April 2005
No comments:
Post a Comment