Kami yang kini terdampar dinegeri orang
Meninggalkan kampung halaman
Terpisah dari buah hati
Demi mendapatkan sesuap nasi
Tiga tahun dari usia kami
Telah terbuang dinegeri jiran
Siang dan malam membanting tulang
Bermandikan keringat dan airmata
Apa kabarmu Negeriku disana
Masihkan kau seperti dulu
Kami rindu senyummu
Dengarlah kami yang kian penat
Sebagian menggelepar
Saat ujung cambuk mengepal meremukkan tulang
Kami tidak salah
Hanya nasib yang membuat kami marah
Kini kami disini
Terlempar oleh nasib
Berharap banyak dari sepeser ringgit
Untuk merubah hidup yang telah pahit
Kopang, April 1999
No comments:
Post a Comment