Nongol
Kedipmu mengusir senyum
Tawamu yang sejenak
Mengeluarkan air dibadan
Kutanya kabar pasir
Uuuhh...jawabnya
Krek-krek ranting berdetak
Airpun berlalu pergi
Rasa gerah menyelimuti
Hembusan angin tak lagi cerdik
Saat kau tersenyum
Mereka gelisah
Ketika kulit bumi mulai keriput
Semua lari bersembunyi
Adakah kau tertidur sesaat
Atau mungkin......
Sekedar terpejam dalam sedetik
Untuk mengusir hawa penat ini
Biarkan kami hidup
Kawan.....
Kopang, Oktober 1999
No comments:
Post a Comment