Dalam matiku yang sesaat
Kulihat dia
Senyumnya tiada tersisa
Ada sisi lain diwajahnya
Tubuhnya babak belur
Pecah dan retak
Larut dalam kesedihan
Menyimpan kepedihan
Langkahnya tertatih-tatih
Bergerak perlahan
Tinggal sedikit
Untuk tiba diujung kegelapan
Tubuh yang telah bungkuk
Hanya tertopang sebatang tongkat
Tongkat yang telah rapuh
Digerogoti semut-semut dari planet asing
Tinggal separuh nafas
Sisa kasihan
Sebagai bekal
Untuk menutup lembar kehidupan
Mataram, September 2003
No comments:
Post a Comment