Ku menapak sunyi yang sesaat
Mulut yang telah kusut
Menerpa senyum
Obrolah dihari buta
Bisik-bisik itu
Itu apa ?
Pedulikah kau pada mereka
Kau hanya berlalu darinya
Pungut saja mereka
Yang terkapar dibalik tenda terpal
Dendang nyanyian kecil
Memecah keheningan malam
Butir-butir penderitaan
dan setetes harapan
lihatlah
dengan mata hati
Mataram, Oktober 2003
No comments:
Post a Comment