Dan bila malampun datang
Kurangkul tubuhnya dari keremangan
Bagian yang indah
Aku sentuh dengan perasaan
Dibawah redupnya lampu lilin
Desah nafas dan detak jantung
Melemparnya keluar
Dari aliran darah
Kata itu
Satu demi Satu
Kudekatkan, berpelukan
Hingga tercipta bait yang menawan
Kunikmati bagian sensitifnya
Sampai terangkai rapi
Berpusat nafsu dan imajinasi
Hingga terlantun indah dalam melodi
Mataram, 10 Januari 2004
No comments:
Post a Comment